Sabtu, 10 Juni 2023

Mengapa Ahli Taurat Belum Tinggal Dalam Rumah Kerajaan Allah?

*Beny Bere SVD*



"Memberi pujian dan apresiasi kepada jawaban benar tepat dari anak atas pertanyaan orang tua di rumah atau guru di sekolah dasar misalnya,  sungguh memberikan rasa bangga dan percaya diri pada anak. Orang tua dan guru yg baik tentu terus mendampingi anak lebih mengerti dan menghidupi serta melaksanakan jawaban atas pertanyaan orang tua dan guru itu, jika hal itu berhubungan dengan pembentukan karakter anak secara baik bagi masa depan anak yang lebih baik. Latihan atau pelaksanaan jawaban tepat benar itu secara berulang-ulang agar menjadi habitus dan tinggal di dalam habitus itu sendiri yang telah menyatu dengan dirinya. Yesus memberi apresiasi luarbiasa bahkan disebut bijaksana atas Ahli Taurat yang menjawab pertanyaan Yesus tentang perintah hukum Kasih. Bahkan Yesus mengatakan bahwa jawaban bijaksana Ahli Taurat itu, membuat Ahli Taurat itu tinggal tidak jauh dari Rumah Kerajaan Allah.  Ahli Taurat baru dekat Rumah Kerajaan Allah, belum masuk dan tinggal di dalam Rumah Kerajaan Allah karena dia pandai berbicara tentang perintah utama kasih, tetapi belum kelihatan melaksanakan Perintah Kasih itu dalam hidupnya. Puncak Perintah Kasih itu di dalam Yesus yg sedang bicara dengan dirinya. Dia belum paham betul bahwa tinggal di dalam Rumah Kerajaan Allah itu harus melalui dan dalam Diri Yesus yg sedang bicara dengan dirinya. Ahli Taurat itu dapat tinggal di dalam Rumah Kerajaan Allah jika ia menerima Yesus dan melaksanakan segala perintahNya untuk mengantar dia masuk dan tinggal di dalam Rumah Kerajaan Allah. Kita mau masuk dan tinggal dalam Rumah Kerajaan Allah. Untuk kita menerima perintah kasih Yesus dan setia selalu melaksanakan kasihNya dalam hidup nyata sehari hari sehingga menjadi karakter kita dan menjadi habitus kita. (Markus 12:28b-34)." Salam hangat dari Postulat Stella Maris Malang. Tuhan selalu memberkati kita.Amin.

Tidak ada komentar: